KHUTBAH JUM'AH: URGENSI PENDIDIKAN KELUARGA

KHUTBAH JUM'AH: URGENSI PENDIDIKAN KELUARGA

حمدا لله تبارك وتعالى
ومصليا ومسلما على رسول الله صلى الله عليه وسلم...
أما بعد...
معاشر المسلمين حفظكم الله... أوصيكم وإياي بتقو الله فقد فاز المتقون...
قال الله تعالى:

(قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ)
[Surat Yunus 58]

وقال تعالى:
(وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ)
[Surat Al-Anbiya' 107]

وقال تعالى:

(وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ)
[Surat Al-Qalam 4]

وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
إنما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق.


الأخلاق هي عنوان الشعوب, وقد حثت عليها جميع الأديان، ونادى بها المصلحون، فهي أساس الحضارة، ووسيلة للمعاملة بين الناس وقد تغنى بها الشعراء في قصائدهم ومنها البيت المشهور لأمير الشعراء أحمد شوقي :(وإنما الأمم الأخلاق ما بقيت .... فـإن هُمُوُ ذهبــت أخـلاقهم ذهــبوا) وللأخلاق دور كبير في تغير الواقع الحالي إلى العادات السيئة، لذلك قال الرسول " إنما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق " فبهذه الكلمات حدد الرسول الكريم الغاية من بعثته أنه يريد أن يتمم مكارم الأخلاق في نفوس أمته والناس أجمعين


صدق الله العظيم وصدق رسوله النبي الكريم ونحن على ذلك من الشاهدين والشاكرين
 هذا واستغفر الله لي ولكم إنه هو الغفور  الرحيم

 اَلْحَمْدُ للهِ  الْمَلِكِ الْغَفَّارِ الَّذِي أَمَرَنَا بِوَقَايَةِ أَنْفُسِنَا وَأَهْلِيْنَا عَذَابَ النَّارِ وَقَبِلَ تَوْبَةَ عِبَادِهِ الْعَاصِيْنَ لَيْلَ نَهَارَ ، اَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَلَى أَجَلِّ نِعَمِهِ الَّذِي لاَيُوَازِيْهِ دِرْهَمٌ وَلاَدِيْنَارٌ وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً تُنْجِي قَائِلَهَا مِنَ الشَّقاَوَةِ فِي دَار الْقَرَارِ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ أَسْلَمَ بِدَعْوَتِهِ الْكُفَّارُ . اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْمُخْتَارِ الَّذِي امْتَلَأَتْ بِمَحَبَّتِهِ قُلُوْبُ الأَخْيَارِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِيْنَ جَاهَدُوا مَعَهُ وَتَرَكُوا لأَجْلِهِ الأَمْوَالَ والدِّيَارَ أَمَّا بَعْدُ ؛ فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ تعالى بِامْتِثَالِ الأَوَامِرْ وَتَرْكِ الْمَنْهِيَّاتِ وَتَرْبِيَةِ الأَوْلاَدِ والزَّوْجَاتِ عَلَى حُبِّ الْحَسَناتِ وَبُغْضِ السَّيِّئَاتِ فَقَدْ قَالَ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلائِكَةٌ غِلاظٌ شِدَادٌ لا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
Jamaah Jum'at Rahimakumullah
Marilah kita senantiasa berusaha meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah dengan senantiasa berpegang teguh dengan ajaran Islam, memberikan pendidikan agama kepada keluarga dengan benar dan menjauhkan mereka dari apapun yang dapat menjerumuskan ke dalam jurang kesesatan sebagaimana perintah Allah dalam surat At Tahrim : 6 di atas yang artinya :
" Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."
Dalam ayat ini Allah memberi perintah kepada kita untuk melindungi diri kita, istri dan anak-anak kita agar di akhirat kelak mereka tidak masuk disiksa dalam neraka yang teramat panas.  Perlindungan ini dilakukan dengan cara meninggalkan kemaksiatan dan senantiasa berbuat kebaikan serta mendidik istri dan anak kita agar mampu memahami dan mengamalkan ajaran Islam dengan baik dan benar. Inilah sesungguhnya bentuk rasa cinta sejati kita kepada istri dan anak-anak kita. Bukan dengan memberikan segala kemewahan hidup yang menyenangkan mereka tapi abai dengan nasib mereka kelak di akhirat.
Jamaah Jum'at Rahimakumullah
Banyaknya orang yang terseret masuk dalam organisasi atau aliran sesat yang menyimpang dari prinsip-prinsip agama Islam seperti aliran yang mengajarkan shalat lima waktu dan puasa Ramadhan tidak wajib, menolak hadits Rasulullah sebagai salah satu sumber agama Islam, meyakini mushaf Al Qur'an yang sekarang beredar tidak sempurna, menghalalkan kawin kontrak meskipun dengan wanita yang telah bersuami, mencaci maki dan mengkafirkan istri nabi Muhammad dan para sahabat beliau serta mudah mengkafirkan kelompok lain sesuai hawa nafsunya hingga tega membunuh sesama muslim dengan keji, mereka yang terseret dalam golongan atau aliran sesat ini salah satu faktornya adalah kurangnya pendidikan agama Islam yang diberikan kepada mereka.
Oleh karena itu tidak ada cara lain bagi kita untuk dapat memenuhi perintah Allah dalam menjaga istri, anak dan anggota keluarga kita dari neraka kecuali dengan senantiasa memperdalam pemahaman keagamaan kita kepada figur ulama yang dapat membimbing kita agar selamat dunia akhirat. Juga dengan cara memantau agar para istri, anak dan anggota keluarga kita tidak bergaul dengan orang-orang yang berpotensi menjerumuskan mereka dalam kesesatan. Ini dilakukan semata-mata sebagai bentuk tanggung jawab dan rasa cinta kita kepada mereka agar kelak merasakan kebahagiaan abadi di surga.
Jamaah Jum'at Rahimakumullah
Untuk menghindarkan anak dari siksa neraka maka orang tua harus memberikan hak anak yaitu mengarahkannya untuk memiliki aqidah yang lurus, iman yang benar kepada Allah, menjaga ajaran - ajaran Islam, menjauhi hal-hal yang diharamkan Allah, tidak meminta sesuatu dan memohon bantuan kecuali kepada Allah, memperkuat hubungannya dengan Allah, meyakini bahwa segala sesuatu terjadi berkat takdir-Nya, dan mempercayai bahwa siapapun tidak bisa memberi manfaat dan bahaya kecuali atas izin Allah. Dengan menanamkan nilai-nilai dasar agama ini kelak sang anak akan tumbuh menjadi generasi shalih yang tidak akan tunduk dan lemah saat berhadapan dengan siapapun.
Hal ini didasarkan pada hadits Abdullah bin Abbas yang menceritakan bahwa dia berada di belakang  Nabi Muhammad SAW lalu beliau berkata :
يَا غُلاَمُ إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ اِحْفَظِ اللهَ يَحْفَظْكَ ، اِحْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ ، إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللهَ وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللهِ ، وَاعْلَمْ أَنَّ الأُمَّةَ لَوْ اِجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ لَكَ ، وَإِنِ اجْتَمَعُوْا عَلَى أَنْ يَضُرُّوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ عَلَيْكَ ، رُفِعَتِ الأَقْلاَمُ وَجَفَّتِ الصُّحُفُ .
"Nak, saya akan mengajarkanmu beberapa petuah. Jagalah Allah dengan senantiasa bertaqwa kepada-Nya maka Dia akan melindungi dirimu. Jagalah Allah maka Dia akan selalu menolongmu. Jika meminta, mintalah kepada Allah. Jika memohon bantuan, bermohonlah dengan-Nya. Ketahuilah, jika semua makhluk berakal bersatu untuk memberimu sesuatu manfaat maka mereka tidak akan bisa memberimu manfaat kecuali dengan sesuatu yang telah Dia tetapkan untukmu. Sebaliknya jika mereka hendak menimpakan sesuatu yang membahayakanmu maka mereka tidak akan bisa menimpakan bahaya kecuali dengan sesuatu yang telah Dia tetapkan untukmu. Segala sesuatu telah ditakdirkan dan tidak akan mengalami perubahan."
Jamaah Jum'at Rahimakumullah
Dari uraian di muka bisa ditarik kesimpulan bahwa pendidikan agama Islam yang benar dan memadai mutlak diberikan kepada seluruh anggota keluarga muslim untuk membentengi mereka dari pengaruh negatif yang datang dari manapun yang berusaha menyeret mereka melenceng keluar dari ajaran Islam. Oleh karena itu marilah kita dekatkan diri kita dan keluarga kita dengan para ulama yang shalih yang dapat membimbing kita meraih keselamatan dunia akhirat.
أَقُوْلُ قَوْلِي هذَا أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

خطبة النعت (khutbah kedua)
اَلْحَمْدللهِ كَمَا أَمَرَ . وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ إِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ . وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الإِنْسِ وَالْبَشَرِ .اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ مَا اتَّصَلَتْ عَيْنٌ بِنَظَرٍ وَأُذُنٌ بِخَبَرٍ. أَمَّا بَعْدُ ؛
فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ ، اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى وَذَرُوا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ ، وَحَافِظُوْا عَلَى الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمُعَةِ وَالْجَمَاعَةِ . وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ ، وَثَنَّى بِمَلاَئِكَةِ قُدْسِهِ . فَقَالَ تَعَالَى وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاً عَلِيْمًا . إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوَنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا . اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ . اَللهُمَّ وَارْضَ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الَّذِيْنَ قَضَوْا بِالْحَقِّ وَكَانُوْا بِهِ يَعْدِلُوْنَ أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ وَعَنِ السِّتَّةِ الْمُتَمِّمِيْنَ لِلْعَشَرَةِ الْكِرَامِ وَعَنْ سَائِرِ أَصْحَابِ نَبِيِّكَ أَجْمَعِيْنَ وَعَنِ التَّابِعِيْنَ وَتَابِعِ التَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ . اَللهُمَّ لاَتَجْعَلْ لأَحَدٍ مِنْهُمْ فِى عُنُقِنَا ظُلاَمَةٍ . وَنَجِّنَا بِحُبِّهِمْ مِنْ أَهْوَالِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ . اَللهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ .وَأَهْلِكِ الْكَفَرَةَ وَالْمُشْرِكِيْنَ . وَأَعْلِ كَلِمَتَكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ .  اَللّهُمَّ آمِنَّا فِي دُوْرِنَا وَأَصْلِحْ وُلاَةَ أُمُوْرِنَا . وَاجْعَلِ اللّهُمَّ وِلاَيَتَنَا فِيْمَنْ خَافَكَ وَاتَّقَاكَ . اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا وَاهِبَ الْعَطِيَّاتِ . اَللّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلاَءَ وَالْوَبَاءَ وَالرِّبَا وَالزِّنَا وَالزَّلاَزِلَ وَالْمِحَنَ وَسُوْءَ الْفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ ، عَنْ بَلَدِنَا هذَا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلاَدِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ . رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ . عِبَادَ اللهِ إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ . فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ . وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ . وَاسْئَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَعَزُّ وَأَجَلُّ وَأَكْبَرُ .

Related Posts:

0 Response to "KHUTBAH JUM'AH: URGENSI PENDIDIKAN KELUARGA"