Lingkungan Pendidikan Islam (makalah lengkap)

Lingkungan Pendidikan Islam
Pada dasarnya, sebagai manusia secara umum telah mengetahui bahwa anak-anak harus mengalami  perkembangan semenjak dilahirkan sampai menjadi manusia dewasa yang dapat berdiri sendiri dan bertanggungjawab sendiri  dalam masyarakat.  Baik atau buruknya perkembangan anak itu, sangat bergantung pada pengaruh-pengaruh yang diterima anak itu dari berbagai lingkungan pendidikan yang dialaminya.
Ngalim Purwanto menyebutkan bahwa lingkungan pendidikan itu bermacam-macam, akan tetapi pada dasarnya  hanya terbagi dalam tiga macam lingkungan pendidikan yaitu lingkungan pendidikan sekolah, lingkungan pendidikan keluarga dan lingkungan pendidikan masyarakat. Ngalim Purwanto (1994 : 111) Berikut ini, penulis akan mengupas ketiga lingkungan yang dimaksud sebagai berikut:

Related Posts:

Materi Pendidikan Agama Islam (makalah lengkap)



Materi Pendidikan Agama Islam
               Jika dipandang secara umum, sebenarnya materi pendidikan agama Islam itu adalah semua ajaran agama Islam itu sendiri, mulai dari  konsep aqidah atau keesaaan Allah, ibadah, muamalah sampai pada akhlak yang kesemuanya terkandung di dalam Alquran dan hadis Rasulullah saw. Oleh sebab itu, ruang lingkup pengajaran agama Islam  itu sangat luas, karena meliputi seluruh aspek kehidupan manusia. Akan tetapi dalam makalah ini yang akan dibahas adalah materi pendidikan agama Islam dalam konteks pengajaran agama Islam yang secara umum dikemukakan oleh Prof. Dr. Zakiah Darajat sebagai berikut : 1) Pengajaran keimanan. 2) Pengajaran akhlak. 3) Pengajaran ibadah. 4) Pengajaran fiqh. 5) Pengajaran ushul fiqh. 6) Pengajaran qiraat Alquran. 7) Pengajaran tafsir. 8) Pengajaran ilmu tafsir. 9) Pengajaran hadis. 10) Pengajaran ilmu hadis. 11) pengajaran sejarah dan 12) Pengajaran tarikh tarsyri. Darajat (2008 : 59-117). 


Related Posts:

Pengertian dan Dasar Pendidikan Islam (makalah lengkap)



           Pengertian dan Dasar Pendidikan Islam

           1. Pengertian Pendidikan Islam
Dalam pengertian pendidikan Islam, ada dua hal yang harus diperhatikan, yaitu pengertian secara bahasa dan pengertian secara istilah. Secara bahasa, kata pendidikan yang umum digunakan sekarang  adalah kata  Tarbiyah”  dengan kata  kerja  “rabbaa”.  Kata kerja  “Rabbaa”  yang diterjemahkan mendidik sesungguhnya telah digunakan pada zaman Nabi Muhammad saw.  Sebagaimana terungkap di dalam Alqur’an surah al-Isra (17) ayat 24 :  artinya : ...Rabbi Farhamhuma kama rabbayani shagira”
Artinya :“Ya Tuhanku, Sayangilah keduanya (Ibu Bapak) sebagaimana keduanya telah mendidikku (mengasuhku) sejak kecil
Dalam ayat lain, Kata “Rabba” juga ditemukan dalam surah al-Syu’ara (26) ayat 18 yang berbunyi :  Addabani Rabby Fa ahsana Ta’diby”
 Artiya : “Tuhanku telah mendidikku, maka ia sempurnakan pendidikanku” AL-Burhan (1993/1413 : 406) 

Related Posts:

KONSEP DAN TEORI MENGAJAR (makalah lengkap)

KONSEP DAN TEORI MENGAJAR

pada makalah ini akan dibahas tentang konsep dan teori mengajar, pembahasannya meliputi analisis konsep, teori mengajar, perkembangan teori mengajar.
1.      Analisis Konsep
Kata mengajar merupakan padanan kata dalam bahasa Inggris yakni “teach”. Kata “teach” sendiri berasal dari bahasa Inggris kuno, yaitu teacan. Kata ini berasal dari bahasa Jerman Kuno (Old Teutenic) taikjan, yang berasal dari kata dasar teik, yang berarti memperlihatkan. Kata tersebut ditemukan juga dalam bahasa Sangsakerta dic. Istilah mengajar (teach) juga berhubungan dengan token yang berarti tanda atau symbol. Kata token juga berasal dari bahasa Jerman kuno, taiknom, yaitu pengetahuan dari taikjan. Dalam bahasa Inggris kuno taican berarti to teach (mengajar). Dengan demikian, token dan teach secara historis memiliki keterkaitan. To teach (mengajar) dilihat dari asal-usul katanya berarti memperlihatkan sesuatu kepada sesorang melalui tanda atau symbol; pengetahuan tanda symbol itu dimaksudkan untuk membangkitkan atau menumbuhkan respons mengenai kejadian, sesorang, observasi, penemuan, dan sebagainya. Secara istilah Smith (1987) menyatakan bahwa teaching is imparting knowledge or skill. Sejak tahun 1500-an, definisi mengajar (teaching), mengalami perkembangan secara terus menerus.

Related Posts:

FILSAFAT PENELITIAN DALAM PENGAJARAN (makalah lengkap)

FILSAFAT PENELITIAN
DALAM PENGAJARAN

Kata penelitian terdiri atas kata dasar teliti dan konfiks pe-an. Konfiks pe-an   dalam kata tersebut bermakna proses. Kata teliti pada kata penelitian jika kita telaah lebih dalam dengan rasa bahasa, memiliki makna yang lebih dinamis dibanding kata teliti pada kata ketelitian. Sebagai akibat penggunaan konfiks pe-an, kata teliti pada kata penelitian sejajar dengan makna kegiatan meneliti, maknanya terasa lebih ditekankan pada suatu proses kegiatan mencari, menemukan dan menelaah. Berbeda jika kata teliti itu diberi afiks ke-an menjadi kata ketelitian, maknanya akan terasa lebih menekankan pada makna hal dan hasil.

Related Posts:

PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Bag. 2 (makalah lengkap)

PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
Bag. 2
      Metode dan model pembelajaran sangat banyak, dan terus berkembang seiring perkembangan zaman, Makalah ini membahas dan mengupas metode dan model pembelajaran berbasis masalah, pada bagian dua ini membahas perencanaan, pelaksanaan, sampai assesmen dan evaluasi pembelajaran berbasis masalah, serta kelebihan dan kelemahan Pembelajaran berbasis masalah.
G.    Perencanaan Pembelajaran Berbasis Masalah
1.      Tentukan sasaran dan tujuan
Dalam perencanaan pembelajaran berbasis masalah, penentuan tujuan menjadi hal yang spesifik dalam kegiatan pembelajaran. Hal tersebut juga dilakukan dalam pembelajaran berbasis masalah yang sangat memerlukan penentuan sasaran dan tujuan dengan jelas.
Hal ini terjadi karena pembelajaran berbasis masalah memungkinkan terjadi beragamnya aktivitas belajar didalamnya. Jika guru dan siswa tidak mengenal betul tujuannya maka kemungkinan terjadi kesalahan dan ketidak tercapaian tujuan menjadi besar.

Related Posts:

PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Bag. 1 (makalah lengkap)

PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
(problem based learning)
Bag. 1

Metode dan model pembelajaran sangat banyak, dan terus berkembang seiring perkembangan zaman, Makalah ini membahas dan mengupas metode dan model pembelajaran berbasis masalah, mulai dari latar belakangnya, pengertian dan ciri spesifik pembelajaran berbasis masalah, dasar teori, model pendekatan belajar, seperti behavioristik, kognitif, humanistik, konstruktivistik, perencanaan, pelaksanaan, sampai assesmen dan evaluasi pembelajaran berbasis masalah, serta kelebihan dan kelemahan Pembelajaran berbasis masalah.

A.    Latar Belakang
Pendidikan dilaksanakan dengan segala bentuk aktivitas yang memiliki pendekatan, tujuan, dan cara tertentu dengan landasan yang kuat.  Landasan itu dibangun untuk menopang pelaksanaan dan mendukung perkembangan pendidikan dimasa depan yang semakin kompleks. Semakin kedepan tantangan dunia pendidikan semakin luas, hal ini terbentuk untuk menjawab tuntutan yang berkembang dimasyarakat sebagai akibat semakin canggihnya pula kemampuan masyarakat dalam berfikir. Oleh karena itu landasan yang dibangun haruslah kuat, dan kekuatan itu ditentukan oleh kemampuan berinovasi dalam pendidikan.

Related Posts:

NASKAH KUNO DAN BENDA PUSAKA KERAJAAN KUTAI KARTANEGARA

KOLEKSI NASKAH KUNO DAN BENDA PUSAKA
PENINGGALAN KERAJAAN KUTAI KARTANEGARA
(MUSEUM KUTAI KARTANEGARA)

Awal Berdirinya Kerajaan Islam Kutai Kertanegara
Kerajaan Kutai islam dikenal juga dengan kerajaan Kertanegara ing Martadipura yang berdiri setelah peperangan besar dengan kerajaan Kutai Martapura di Muara Kaman kira-kira tahun 1605 M, dengan terjadinya peprangan tersebut penyatuan antara kedua kerajaan tersebut terjadi setelah kerajaan Kutai Martapura mengalami kekalahan. Kerajaan ini berdiri pada awal abad ke-13 di tepian batu atau Kutai lama, yaitu daerah yang dekat dengan Samarinda sekarang, pemilihan lokasi ini lebih disebabkan karena kutai lama adalah sebuah daerah yang dilalui oleh sungai Mahakam yang juga berfungsi sebagai jalur perdagangan serta terkenal akan kesuburan tanah yang cocok untuk iklim pertanian. Dengan rajanya yang pertama yaitu Aji Batara Agung Dewa Sakti (1300-1325) (Soetoen 1975 : 57).
Kerajaan Kutai Mulawarman (Martadipura) didirikan oleh pembesar kerajaan Campa (Kamboja) bernama Kudungga, yang selanjutnya menurunkan Raja Asmawarman, Raja Mulawarman, sampai 27 (dua puluh tujuh) generasi Kerajaan Kutai Mulawarman yaitu sebagai berikut: Kudungga, Asmawarman, Mulawarman, Sri Warman, Mara Wijaya Warman, Gayayana Warman, Wijaya Tungga Warman, Jaya Naga Warman, Nala Singa Warman, Nala Perana Warmana Dewa, Galingga Warman Dewa, Indara Warman Dewa, Sangga Wirama Dewa, Singa Wargala Warmana Dewa, Candra Warmana, Prabu Mulia Tungga Dewa, Nala Indra Dewa, Indra Mulia Warmana Tungga, Srilangka Dewa, Guna Perana Tungga, Wijaya Warman, Indra Mulia, Sri Aji Dewa, Mulia Putera, Nala Pendita, Indra Paruta Dewa, dan Darma Setia.
Proses asimilasi (penyatuan) dua kerajaan tersebut telah dimulai pada abad XIII dengan pelaksanaan kawin politik antara Aji Batara Agung Paduka Nira yang mempersunting Putri Indra Perwati Dewi yaitu seorang puteri dari Guna Perana Tungga salah satu Dinasti Raja Mulawarman (Martadipura), tetapi tidak berhasil menyatukan kedua kerajaan tersebut. Baru pada abad XVI melalui perang besar antara kerajaan Kutai Kertanegara pada masa pemerintahan Aji Pangeran Sinum Panji Ing dengan Kerajaan Kutai Mulawarman (Martadipura) pada masa pemerintahan Raja Darma Setia.
Dalam pertempuran tersebut Raja Darma Setia mengalami kekalahan dan gugur di tangan Raja Kutai Kertanegara Aji Pangeran Sinum Panji, yang kemudian berhasil menyatukan kedua kerajaan Kutai Tersebut sehingga wilayahnya menjadi sangat luas dan nama kerajaannyapun berubah menjadi Kerajaan Kutai Kertanegara Ing Martadipura yang kemudian menurunkan Dinasti Raja-raja Kutai Kertanegara sampai sekarang.
Menurut silsilah (Raja-raja dalam negeri) Kutai (Kertanegara), bahwa cikal bakal kerajaan Kutai Kertanegara ialah: Aji Batara agung Dewa Sakti, ditinjau dari segi mitosnya bahwa beliau turun dari langit dan memiliki kesaktian membawa sebuah telur dan sebuah keris yang bernama keris Burit Kang. Aji Batara Agung kawin dengan Putri Karang Melenu yang lahir dari buih Sungai Mahakam, dengan segala kebesaran duduk di atas gong yang di angkat oleh Lembu Suana yang berdiri di atas kepala naga besar. Tangan kanan memegang emas dan tangan kiri telur ayam.
Dapat diketahui bahwa pada masa akhir kerajaan Kutai Martapura terjadi suatu pemberontakan-pemberontakan, baik yang dilakukan oleh keluarga raja sendiri maupun pihak luar disebabkan melemahnya keuatan dalam segala aspek pemerintahan seningga dinilai tidak lagi dapat menjalankan pemerintahan dengan baik. Jadi hal ini perlu suatu revisi, baik dari raja, sistemnya, serta mungkin agamanya yang menjadi anutan para penguasa raja Hindu-Buddha khususnya Kerajaan Kutai. Hal itu mungkin dapat memicu terjadinya suatu peperangan yang terjadi antara Kerajaan Kutai Martapura dan Kerajaan Kutai Kartanegara.
Pada masa ini kerajaan Kutai Kartanegara belum terjadi suatu perubahan yang sangat mencolok, artinya disaat pemerintahan Aji Batara Agung Dewa Sakti keadaan pemerintahan masih seperti raja kerajaan Kutai Martapura karna masih awal perkembangannya dan juga masih beragama Hindu cumin letak kerajaannya yang berbeda.
zaman dahulu banyak kerajaan di Nusantara ini, masing-masing kerajaan memiliki keistimewaan tersendiri, mulai dari sistem pemerintahan, hukum, sampai persenjataan. kerajaan-kerajaan tersebut ada yang Islam dan juga kerajaan non Islam. meski kerajaan-kerajaan tersebut saat ini sudah banyak yang musnah, tetapi peningggalan-peninggalan dari kerajaan tersebut masih tersimpan rapi sebagai bukti sejarah tentang keberadaan kerajaan tersebut di masa silam. peninggalan tersebut ada yang berupa naskah kuno, seperti tulisan tangan kitab suci al-Qur'an, buku-buku kesaktian, kebatinan, sampai senjata pusaka. salah satu bukti dari kerajaan tersebut adalah kerajaan Kutai Kartanegara yang terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara propinsi Kalimantan Timur. kerajaan ini termasuk kerajaan islam, banyak benda pusaka peninggalan kerajaan ini masih tersimpan dengan sangat rapi di Museum kerajaan. berikut gambar-gambar dari benda-benda pusaka tersebut..




























Related Posts:

HUKUM BIAWAK

HUKUM BIAWAK

dalam islam sudah diatur ketetapan tentang makanan halal dan haram, termasuk binatang apa saja yang boleh dimakan dan yang haram dimakan. pada tulisan ini membahas hukum memakan binatang Biawak.. apakah sama antara biawak dengan binatang dhob..

biawak yang ada di Indonesia bukan binatang dhob, biawak hukumnya haram, sedangkan dhob itu halal. berikut penjelasannya

binatang dhob adalah binatang yang menyerupai biawak, yang mampu hidup sekitar tujuh ratus tahun, binatang ini tidak minum air dan ia kencing sekali dalam 40 hari, betinanya memiliki dua alat kelamin betina, dan yang jantan juga memiliki dua alat kelamin jantan. (keterangan ini diambil dari kitab Hasyiyah Jamal XXII/243.

pada Muktamar NU ke 7 di Bandung pada tanggal 9 agustus 1932 menjelaskan sebagai berikut:
ada pertanyaan apakah binatang biawak itu adalah binatang dhob yang halal dimakan? jawabnya adalah biawak bukan binatang dhob, karena itu hukumnya haram dimakan. keterangan ini diambil dari kitab Hasyiyah al-qulyubi ala minhaj jilid 4, halaman 259.

teks dalam kitab tersebut sebagai berikut: "qauluhu wa dhob wahua hayawanun yusubihul waral yaisyu nahwa sab'amiati sanatin wa min sya'nihi annahu la yasyrobul ma'a, wa annahu yabulu fi arbaina yauman marratan, wa annahu liluntsa farjani, wa lidzakari dakarani".
keterangan serupa juga bisa ditemukan dalam kitab ahkamul fuqoha halaman 119.

adapun sedikit perbedaaan antara kedua binatang tersebut dapat dilihat di bawah ini:

B = Biawak
D = Dhob

* kepala
B - lancip
D - agak bulat

* ekor
B - lancip halus
D - kasar seperti ekor buaya

* kulit
B - berkulit halus seperti ular
D - kulit kasar dan tebal

* Habitat
B - di tempat lembab dan berair, seperti sungai, sawah, dananu dan lain lain.
D - di tempat kering seperti daerah padang pasir

* makanan
B - termasuk jenis karnivora, suka memburu hewan kecil seperti ayam, kodok tikus dan lain lain
D - termasuk jenis herbivora, pemakan rumput di padang pasir.

demikian tadi penjelasan tentang hukum dari binatang Biawak, serta perbedaannya dengan binatang dhob. semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan kita tentang hukum makanan halal dan haram dalam agama islam.





Related Posts:

SOAL CERDAS CERMAT ISLAM UNTUK SD KELAS 5

SOAL CERDAS CERMAT ISLAM UNTUK SD KELAS 5

di bawah ini adalah contoh soal untuk lomba cerdas cermat islam untuk sekolah dasar kelas lima..

1. Nama sungai tempat Nabi Musa dihanyutkan adalah....
Jawab: Sungai Nil
2. Surah Al-lahab terdiri dari berapa ayat?
Jawab: 5 ayat
3. Nabi yang terkenal kaya dan dermawan adalah...
Jawab: Nabi Ayyub
4. Raja Fir’aun dikenal juga dengan sebutan.....
Jawab: Ramses III
5. Ada berapa rasul yang mendapat gelar Ulul Azmi? Sebutkan !
Jawab: 5 ( Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, Muhammad )
6. Apa arti dari gelar Ulul Azmi tersebut?
Jawab: Rasul yang memiliki kesabaran, ketabahan dan keteguhan hati
7. Apa arti dari kata “rasul”?
Jawab: Utusan
8. Sebutkan 3 persamaan antara nabi dan rasul !
Jawab: 1. Nabi & rasul sama-sama menerima wahyu. 2. Nabi & rasul sama-sama laki-laki pilihan Allah.         3. Nabi & rasul sama-sama diberi mukjizat
9. Sebutkan 1 perbedaan antara nabi dan rasul !
Jawab: nabi tidak wajib menyampaikan wahyu yang diterimanya, sedangkan rasul wajib menyampaikan wahyu yang diterima kepada ummatnya
10. Menyampaikan wahyu adalah wujud dari salah satu sifat para rasul yaitu...
Jawab: Tablig
11. Para rasul selalu mengatakan kebenaran, sifat ini disebut sifat....
Jawab: Sidik
12. Surah Al-Lahab dalam Al-Qur’an adalah surah yang ke....
Jawab: 111
13. Surah Al-Lahab diturunkan di kota mana?
Jawab: Makkah
14. Bagaimana bunyi ayat ke-4 dari surah Al-Lahab?
Jawab: wamroatuhu hammalatal hatob
15. Artikan ayat berikut ini ..
Jawab: kelak dia akan masuk kedalam api yang bergejolak
16. Pembawa kayu bakar adalah kiasan/perumpamaan dari....
Jawab: Penyebar fitnah

17. Surah Al-Kafirun terdiri dari berapa ayat?
Jawab: 6 ayat
18. Ada dua ayat yang sama dalam surah Al-Kafirun, yaitu ayat ke....... dan ke......... dan bagaimana bunyinya?
Jawab: 3 & 5, bunyinya: wala antum abiduna ma a’bud
19. Surah Al-Kafirun mengajarkan tentang sikap...................................... antar ummat beragama.
Jawab: Toleransi/saling menghormati
20. Artikan ayat berikut ini ....
Jawab: untukmu agamamu dan untukku agamaku/bagimu agamamu dan bagiku agamaku
21. Pada saat azan, lafal “Allahu akbar Allahu akbar” dibaca sebanyak berapa kali?
Jawab: 3 kali
22. Abu Lahab berasal dari suku....
Jawab: suku Quraisy
23. Cara membaca huruf Qolqolah adalah....
Jawab: dipantulkan
24. Sebutkan rukun iman yang ke-3  !
Jawab: iman kepada kitab-kitab Allah
25. Ada berapa kitab-kitab Allah yang diwahyukan kepada para rasul?
Jawab: 4
26. Sebutkan 4 kitab yang diwahyukan oleh Allah beserta rasul penerimanya !
Jawab: (Taurat=Musa) (Zabur=Daud) (Injil=Isa) (Al-Qur’an=Muhammad)
27. Selain Al-Qur’an, kitab apakah yang berisi “Doa dan Zikir”?
Jawab: Zabur
28. Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur/bertahap selama......
Jawab: 22 tahun 2 bulan 22 hari
29. Wahyu pertama yang diterima nabi Muhammad saw. Adalah surah............ ayat ke....... sampai.........
Jawab: Al-Alaq ayat 1 sampai 5
30. Wahyu terahir yang diterima nabi Muhammad saw adalah surah............. ayat ke.......
Jawab: Al-Maidah ayat ke 3
31. Sebutkan 3 cara Allah menurunkan Al-Qur’an kepada nabi Muhammad(3 cara nabi Muhammad menerima wahyu).
Jawab: 1. Melalui perantara Malaikat Jibril. 2. Melalui mimpi. 3. Melalui bunyi gemerincing seperti lonceng.
32. Apa arti dari 3 nama lain Al-Qur’an berikut ini, 1. Al-Huda. 2. Al-Furqan. 3. Az-Zikr
Jawab: (al-Huda=petunjuk) (al-Furqan=pembeda) (az-Zikr=peringatan)
33. Ada berapa jumlah surah di dalam Al-Qur’an?
Jawab: 114 surah
34. Siapakah nabi yang bisa berbicara ketika masih bayi?
Jawab: Nabi Isa
35. Nabi musa pernah diperintah oleh Allah untuk berguru kepada seorang nabi yang bernama ......
Jawab: Nabi Khidir
36. Siapa nama saudara nabi Musa yang juga menjadi nabi?
Jawab: Nabi Harun
37. Ibu nabi Musa bernama.......
Jawab: Yukabad
38. Nabi Musa menikah dengan putri dari nabi......
Jawab: Syuaib
39. Selama berapa tahun nabi Musa menggembala ternak milik nabi Syuaib?
Jawab: 10 tahun
40. Bisa membelah laut dengan tongkatnya adalah mukjizat nabi....
Jawab: nabi Musa
41. Ibu nabi Isa bernama....
Jawab: Maryam
42. Nabi Isa diangkat menjadi Nabi dan Rasul pada usia berapa tahun?
Jawab: 30 tahun
43. Tempat kelahiran Nabi Isa disebut......
Jawab: Baitul lahmi/Betlehem
44. Orang yang mengumandangkan azan disebut....
Jawab: Muazin
45. Yang pertama kali mendapat tugas sebagai muazin adalah sahabat nabi yang bernama.....
Jawab: Bilal bin rabah
46. Azan dan ikamah mengajarkan kita sikap .....
Jawab: disiplin
47. Pada azan subuh, ada satu kalimat yang berbeda, bagaimanakah bunyi kalimat tersebut? Dan apa artinya?
Jawab: as-sholatu khoirun minan naum. Artinya: shalat itu lebih baik daripada tidur

48. Semua lafal iqamah sama dengan lafal azan, kecuali kalimat.....
Jawab: qod qomatis solah
49. Mari meraih kemenangan adalah arti dari kalimat....
Jawab: hayya alal falah.
50. Nabi Ayyub adalah cucu dari nabi.....
Jawab: Nabi Ishaq

Related Posts:

KHUTBAH JUM'AH: URGENSI PENDIDIKAN KELUARGA

KHUTBAH JUM'AH: URGENSI PENDIDIKAN KELUARGA

حمدا لله تبارك وتعالى
ومصليا ومسلما على رسول الله صلى الله عليه وسلم...
أما بعد...
معاشر المسلمين حفظكم الله... أوصيكم وإياي بتقو الله فقد فاز المتقون...
قال الله تعالى:

(قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ)
[Surat Yunus 58]

وقال تعالى:
(وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ)
[Surat Al-Anbiya' 107]

وقال تعالى:

(وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ)
[Surat Al-Qalam 4]

وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
إنما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق.


الأخلاق هي عنوان الشعوب, وقد حثت عليها جميع الأديان، ونادى بها المصلحون، فهي أساس الحضارة، ووسيلة للمعاملة بين الناس وقد تغنى بها الشعراء في قصائدهم ومنها البيت المشهور لأمير الشعراء أحمد شوقي :(وإنما الأمم الأخلاق ما بقيت .... فـإن هُمُوُ ذهبــت أخـلاقهم ذهــبوا) وللأخلاق دور كبير في تغير الواقع الحالي إلى العادات السيئة، لذلك قال الرسول " إنما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق " فبهذه الكلمات حدد الرسول الكريم الغاية من بعثته أنه يريد أن يتمم مكارم الأخلاق في نفوس أمته والناس أجمعين


صدق الله العظيم وصدق رسوله النبي الكريم ونحن على ذلك من الشاهدين والشاكرين
 هذا واستغفر الله لي ولكم إنه هو الغفور  الرحيم

 اَلْحَمْدُ للهِ  الْمَلِكِ الْغَفَّارِ الَّذِي أَمَرَنَا بِوَقَايَةِ أَنْفُسِنَا وَأَهْلِيْنَا عَذَابَ النَّارِ وَقَبِلَ تَوْبَةَ عِبَادِهِ الْعَاصِيْنَ لَيْلَ نَهَارَ ، اَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَلَى أَجَلِّ نِعَمِهِ الَّذِي لاَيُوَازِيْهِ دِرْهَمٌ وَلاَدِيْنَارٌ وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً تُنْجِي قَائِلَهَا مِنَ الشَّقاَوَةِ فِي دَار الْقَرَارِ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ أَسْلَمَ بِدَعْوَتِهِ الْكُفَّارُ . اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْمُخْتَارِ الَّذِي امْتَلَأَتْ بِمَحَبَّتِهِ قُلُوْبُ الأَخْيَارِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِيْنَ جَاهَدُوا مَعَهُ وَتَرَكُوا لأَجْلِهِ الأَمْوَالَ والدِّيَارَ أَمَّا بَعْدُ ؛ فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ تعالى بِامْتِثَالِ الأَوَامِرْ وَتَرْكِ الْمَنْهِيَّاتِ وَتَرْبِيَةِ الأَوْلاَدِ والزَّوْجَاتِ عَلَى حُبِّ الْحَسَناتِ وَبُغْضِ السَّيِّئَاتِ فَقَدْ قَالَ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلائِكَةٌ غِلاظٌ شِدَادٌ لا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
Jamaah Jum'at Rahimakumullah
Marilah kita senantiasa berusaha meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah dengan senantiasa berpegang teguh dengan ajaran Islam, memberikan pendidikan agama kepada keluarga dengan benar dan menjauhkan mereka dari apapun yang dapat menjerumuskan ke dalam jurang kesesatan sebagaimana perintah Allah dalam surat At Tahrim : 6 di atas yang artinya :
" Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."
Dalam ayat ini Allah memberi perintah kepada kita untuk melindungi diri kita, istri dan anak-anak kita agar di akhirat kelak mereka tidak masuk disiksa dalam neraka yang teramat panas.  Perlindungan ini dilakukan dengan cara meninggalkan kemaksiatan dan senantiasa berbuat kebaikan serta mendidik istri dan anak kita agar mampu memahami dan mengamalkan ajaran Islam dengan baik dan benar. Inilah sesungguhnya bentuk rasa cinta sejati kita kepada istri dan anak-anak kita. Bukan dengan memberikan segala kemewahan hidup yang menyenangkan mereka tapi abai dengan nasib mereka kelak di akhirat.
Jamaah Jum'at Rahimakumullah
Banyaknya orang yang terseret masuk dalam organisasi atau aliran sesat yang menyimpang dari prinsip-prinsip agama Islam seperti aliran yang mengajarkan shalat lima waktu dan puasa Ramadhan tidak wajib, menolak hadits Rasulullah sebagai salah satu sumber agama Islam, meyakini mushaf Al Qur'an yang sekarang beredar tidak sempurna, menghalalkan kawin kontrak meskipun dengan wanita yang telah bersuami, mencaci maki dan mengkafirkan istri nabi Muhammad dan para sahabat beliau serta mudah mengkafirkan kelompok lain sesuai hawa nafsunya hingga tega membunuh sesama muslim dengan keji, mereka yang terseret dalam golongan atau aliran sesat ini salah satu faktornya adalah kurangnya pendidikan agama Islam yang diberikan kepada mereka.
Oleh karena itu tidak ada cara lain bagi kita untuk dapat memenuhi perintah Allah dalam menjaga istri, anak dan anggota keluarga kita dari neraka kecuali dengan senantiasa memperdalam pemahaman keagamaan kita kepada figur ulama yang dapat membimbing kita agar selamat dunia akhirat. Juga dengan cara memantau agar para istri, anak dan anggota keluarga kita tidak bergaul dengan orang-orang yang berpotensi menjerumuskan mereka dalam kesesatan. Ini dilakukan semata-mata sebagai bentuk tanggung jawab dan rasa cinta kita kepada mereka agar kelak merasakan kebahagiaan abadi di surga.
Jamaah Jum'at Rahimakumullah
Untuk menghindarkan anak dari siksa neraka maka orang tua harus memberikan hak anak yaitu mengarahkannya untuk memiliki aqidah yang lurus, iman yang benar kepada Allah, menjaga ajaran - ajaran Islam, menjauhi hal-hal yang diharamkan Allah, tidak meminta sesuatu dan memohon bantuan kecuali kepada Allah, memperkuat hubungannya dengan Allah, meyakini bahwa segala sesuatu terjadi berkat takdir-Nya, dan mempercayai bahwa siapapun tidak bisa memberi manfaat dan bahaya kecuali atas izin Allah. Dengan menanamkan nilai-nilai dasar agama ini kelak sang anak akan tumbuh menjadi generasi shalih yang tidak akan tunduk dan lemah saat berhadapan dengan siapapun.
Hal ini didasarkan pada hadits Abdullah bin Abbas yang menceritakan bahwa dia berada di belakang  Nabi Muhammad SAW lalu beliau berkata :
يَا غُلاَمُ إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ اِحْفَظِ اللهَ يَحْفَظْكَ ، اِحْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ ، إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللهَ وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللهِ ، وَاعْلَمْ أَنَّ الأُمَّةَ لَوْ اِجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ لَكَ ، وَإِنِ اجْتَمَعُوْا عَلَى أَنْ يَضُرُّوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ عَلَيْكَ ، رُفِعَتِ الأَقْلاَمُ وَجَفَّتِ الصُّحُفُ .
"Nak, saya akan mengajarkanmu beberapa petuah. Jagalah Allah dengan senantiasa bertaqwa kepada-Nya maka Dia akan melindungi dirimu. Jagalah Allah maka Dia akan selalu menolongmu. Jika meminta, mintalah kepada Allah. Jika memohon bantuan, bermohonlah dengan-Nya. Ketahuilah, jika semua makhluk berakal bersatu untuk memberimu sesuatu manfaat maka mereka tidak akan bisa memberimu manfaat kecuali dengan sesuatu yang telah Dia tetapkan untukmu. Sebaliknya jika mereka hendak menimpakan sesuatu yang membahayakanmu maka mereka tidak akan bisa menimpakan bahaya kecuali dengan sesuatu yang telah Dia tetapkan untukmu. Segala sesuatu telah ditakdirkan dan tidak akan mengalami perubahan."
Jamaah Jum'at Rahimakumullah
Dari uraian di muka bisa ditarik kesimpulan bahwa pendidikan agama Islam yang benar dan memadai mutlak diberikan kepada seluruh anggota keluarga muslim untuk membentengi mereka dari pengaruh negatif yang datang dari manapun yang berusaha menyeret mereka melenceng keluar dari ajaran Islam. Oleh karena itu marilah kita dekatkan diri kita dan keluarga kita dengan para ulama yang shalih yang dapat membimbing kita meraih keselamatan dunia akhirat.
أَقُوْلُ قَوْلِي هذَا أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

خطبة النعت (khutbah kedua)
اَلْحَمْدللهِ كَمَا أَمَرَ . وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ إِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ . وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الإِنْسِ وَالْبَشَرِ .اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ مَا اتَّصَلَتْ عَيْنٌ بِنَظَرٍ وَأُذُنٌ بِخَبَرٍ. أَمَّا بَعْدُ ؛
فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ ، اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى وَذَرُوا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ ، وَحَافِظُوْا عَلَى الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمُعَةِ وَالْجَمَاعَةِ . وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ ، وَثَنَّى بِمَلاَئِكَةِ قُدْسِهِ . فَقَالَ تَعَالَى وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاً عَلِيْمًا . إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوَنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا . اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ . اَللهُمَّ وَارْضَ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الَّذِيْنَ قَضَوْا بِالْحَقِّ وَكَانُوْا بِهِ يَعْدِلُوْنَ أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ وَعَنِ السِّتَّةِ الْمُتَمِّمِيْنَ لِلْعَشَرَةِ الْكِرَامِ وَعَنْ سَائِرِ أَصْحَابِ نَبِيِّكَ أَجْمَعِيْنَ وَعَنِ التَّابِعِيْنَ وَتَابِعِ التَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ . اَللهُمَّ لاَتَجْعَلْ لأَحَدٍ مِنْهُمْ فِى عُنُقِنَا ظُلاَمَةٍ . وَنَجِّنَا بِحُبِّهِمْ مِنْ أَهْوَالِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ . اَللهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ .وَأَهْلِكِ الْكَفَرَةَ وَالْمُشْرِكِيْنَ . وَأَعْلِ كَلِمَتَكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ .  اَللّهُمَّ آمِنَّا فِي دُوْرِنَا وَأَصْلِحْ وُلاَةَ أُمُوْرِنَا . وَاجْعَلِ اللّهُمَّ وِلاَيَتَنَا فِيْمَنْ خَافَكَ وَاتَّقَاكَ . اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا وَاهِبَ الْعَطِيَّاتِ . اَللّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلاَءَ وَالْوَبَاءَ وَالرِّبَا وَالزِّنَا وَالزَّلاَزِلَ وَالْمِحَنَ وَسُوْءَ الْفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ ، عَنْ بَلَدِنَا هذَا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلاَدِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ . رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ . عِبَادَ اللهِ إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ . فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ . وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ . وَاسْئَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَعَزُّ وَأَجَلُّ وَأَكْبَرُ .

Related Posts:

Rahasia Besar di Balik Sedekah



ada rahasia apa di Balik sedekah? bahkan sampai orang yang sudah mati pun memilih untuk "bersedekah" jika ia bisa kembali hidup ke dunia..

Sebagaimana firman Allah:

رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ

"Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda [kematian]ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah..." {QS. Al Munafiqun: 10}

Kenapa dia tdk mengatakan,
"Maka aku dapat melaksanakan umroh"
"Maka aku dapat melakukan sholat atau puasa" dll?

Berkata para ulama,
Tidaklah seorang mayit menyebutkan "sedekah" kecuali karena dia melihat besarnya pahala dan imbas baiknya setelah dia meninggal...
___

Maka, perbanyaklah bersedekah, karena seorang mukmin akan berada dibawah naungan sedekahnnya...

Dan, bersedekah-lah atas nama org org yg sudah meninggal diantara kalian, karena sesungguhnya mrk sangat berharap kembali ke dunia untuk bisa bersedekah dan beramal shalih, maka wujudkanlah harapan mrk...

Dan, biasakan, ajarkan anak-anak kita untuk bersedekah...

"Tidak akan pernah berkurang harta yang disedekahkan kecuali ia bertambah...bertambah...bertambah...” (HR. Al Tirmidzi)

"Siapa yang memberi pinjaman kepada Alloh dengan pinjaman yang baik, maka Alloh akan melipatgandakan balasannya dan baginya pahala yang mulia.”
(QS. Al Hadiid 57:11)

"...dan (janganlah kamu takut kepada kemiskinan karena membelanjakan harta kepada Alloh)...”
(QS. Al Baqarah 2:245)

Kami tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sehingga kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai...”
(QS. Ali Imran 3:92)

"Ingatlah kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Alloh maka diantara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Alloh Yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan (Nya)...”
(QS. Muhammad 38)

"Dan Alloh senantiasa memberi pertolongan kepada hamba-Nya selama ia menolong saudaranya”
(HR. Muslim)

Perbanyaklah SEDEKAH, karena di dalamnya terdapat KHASIAT :
1.Menyembuhkan berbagai macam penyakit
2.Melampangkan rezeki
3.Menjauhkan diri dari segala macam kesulitan dan masalah
4.Diselamatkan dari segala keburukan
5.Menenangkan hati dan jiwa

Related Posts:

Kenapa Rezekiku Tak Berlimpah


Sudah Rajin Bedoa, Rezeki Masih Seret.

mungkin dalam kehidupan sehari hari, kita sering mengeluh karena susahnya mencari rezeki. seringnya mendengar ceramah dari para ustad yang menganjurkan kita untuk selalu berdoa agar diberi kelapangan rezeki. hal itu sudah kita lakukan, dan bahkan mungkin setiap hari kita berdoa, tp apa hasilnya? kita tetap miskin, tidak kunjung mendapat banyak rezeki dan menjadi kaya. kemudian kita bertanya pada diri kita sendiri, kenapa begini? apakah karena Tuhan memang tidak sayang pada kita? padahal bilangnya Tuhan itu maha pengasih dan maha penyayang..


ولو بسط الله الرزق لعباده لبغوا في الارض ولكن ينزل بقدر ما يشاء انه بعباده لخبير بصير
"Dan sekiranya Alloh melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya niscaya mereka akan berbuat melampaui batas di bumi, tetapi Dia menurunkan dengan ukuran yang Dia kehendaki. Sungguh, Dia Mahateliti terhadap (keadaan) hamba-hamba-Nya, Maha Melihat."
(QS. As-Syuro : 27)

Asbabun Nuzul (sebab turunnya) ini ayat berkenaan dengan para Ahlu as-Shuffah ( sahabat sahabat Nabi yang miskin yang tinggal di masjid Nabawi ), mereka hidup dalam kesusahan dan bahkan untuk makan saja sulit mereka dapatkan, salah seorang tokohnya adalah Abu Hurairoh, beliau bahkan pernah pingsan karena tak kuasa menahan perih dilambungnya, waduuh kaya apa rasanya itu lapar ya? Sampai pingsan segala.

Mereka memiliki angan angan untuk 'menggenggam' dunia, merasakan segala kenikmatan dengan harta yang banyak, mereka orang orang terdekat Nabi Saw yang hidup di 'pesantren', mereka orang orang yang paling terdepan mendapatkan ilmu ilmu dari Nabi, karena mereka menetap di dekat rumah Nabi.

Ayat di atas menjadi jawaban dari Alloh, atas keinginan hati mereka yang padahal belum pernah terucapkan, tapi Alloh mengetahui isi dada setiap hambaNya.

Alloh sayang sama mereka, karena bila berlimpah harta, boleh jadi akan membuat mereka lupa dan bahkan melampaui batas.

Alloh sayang sama mereka, dan siapa saja yang Dia tentukan, harta yang banyak akan membawa kepada petaka bila tak pandai mensyukurinya.

Alloh sayang sama mereka, dan semoga kepada kita, ketahuilah kasih sayangNya tak akan sebabkan sengsara.

Bersabarlah, sembari berusaha memantaskan diri, agar ketika kita diberikan keberlimpahan rezeki tidak membuat kita lupa diri dan tetap akan selalu berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

Related Posts:

SEPUTAR AL-QUR'AN

SEPUTAR AL-QUR'AN

di bawah ini pengetahuan seputar al-Qur'an, untuk menambah wawasan kita, untuk diajarkan pada anak didik dan anak cucu kita, pengetahuan ringkas yang bisa dijadikan tanya jawab mengasah ingatan (tanya jawab).S = soal. J = jawab. silahkan disimak

S : Berapa jumlah Surah dlm al-Quran?
J : 114 Surah
S : Berapa jumlah Juz dlm al-Quran?
J : 30 Juz
S : Berapa jumlah Hizb dlm al-Quran?
J : 60 Hizb
S : Berapa jumlah Ayat dlm al-Quran?
J : 6236 Ayat
S : Berapa jumlah Kata dlm al-Quran?, dan Berapa Jumlah Hurufnya?
J : 77437 Kata, atau 77439 Kata dan 320670 Huruf. meski ada catatan bahwa ada beberapa pendapat dari para ulama, silahkan di cek d buku ulumul quran, seperti manahil fi ulumil quran.
S : Siapa Malaikat yang disebut dlm al-Quran?,
J : Jibril, Mikail, Malik, Malakulmaut, Harut, Marut, Al-Hafazoh, Al-Kiromulkatibun HamalatulArsy, dll.
S : Berapa Jumlah Sajdah (ayat Sujud) dlm al-Quran?
J : 14 Sajdah
S : Berapa Jumlah para Nabi yg disebut dlm Al-Quran?
J : 25 Nabi
S : Berapa Jumlah Surah Madaniyah dlm al-Quran?, sebutkan.
J : 28 Surah, al-Baqoroh, al-Imron, al-Nisa" al-Maidah, al-Anfal, al-Tawbah, al-Ra'd, al-Haj, al-Nur, al-Ahzab, Muhammad, al-Fath, al-Hujurat, al-Rahman, al-Hadid, al-Mujadilah, al-Hasyr, al-Mumtahanah, al-Shaf, al-Jum'ah, al-Munafiqun, al-Taghabun, al-Thalaq, al-Tahrim, al-Insan, al-Bayinah, al-Zalzalah, al-Nashr.
S : Berapa Jumlah Surah Makiyah dlm al-Quran? sebutkan.
J : 86 Surat, selain surah tersebut di atas.
S : Berapa Jumlah Surah yg dimulai dgn huruf dlm al-Quran?
J : 29 Surah.
S : Apakah yg dimaksud dgn Surah Makiyyah?, sebutkan 10 saja.
J : Surah Makiyyah adalah Surah yg diturunkan di Makkah sebelum Hijrah, seperti: al-An'am, al-Araf, al-Shaffat, al-Isra', al-Naml, al-Waqi'ah, al-Haqqah, al-Jin, al-Muzammil, al-Falaq.
S : Apakah yg dimaksud dgn Surah Madaniyyah? sebutkan lima saja?
J : Surah Madaniyah adalah Surah yg diturunkan di Madinah setelah Hijrah, seperti: al-Baqarah, al-Imran, al-Anfal, al-Tawbah, al-Haj.
S : Siapakah nama para Nabi yg disebut dlm Al-Quran?
J : Adam, Nuh, Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub, Musa, Isa, Ayub, Yunus, Harun, Dawud, Sulaiman, Yusuf, Zakaria, Yahya, Ilyas, Alyasa', Luth, Hud, Saleh, ZulKifli, Syuaib, Idris, Muhammad Saw.
S : Siapakah satu-satunya nama wanita yg disebut namanya dlm al-Quran?
J : Maryam binti Imran.
S : Siapakah satu-satunya nama Sahabat yg disebut namanya dlm al-Quran?
J : Zaid bin Haritsah. Rujuk dlm surah Al Ahzab ayat 37.
S : Apakah nama Surah yg tanpa Basmalah?
J : Surah at-Tawbah.
S : Apakah nama Surah yg memiliki dua Basmalah?
J : Surah al-Naml.
S : Apakah nama Surah yg bernilai seperempat al-Quran?
J : Surah al-Kafirun.
S : Apakah nama Surah yg bernilai sepertiga al-Quran?
J : Surah al-Ikhlas
S : Apakah nama Surah yg menyelamatkan dari siksa Qubur?
J : Surah al-Mulk
S : Apakah nama Surah yg apabila dibaca pada hari Jum'at akan menerangi sepanjang pekan?
J : Surah al-Khafi
S : Apakah ayat yg paling Agung dan dlm Surah apa?
J : Ayat Kursi, dlm Surah al-Baqarah ayat No.255
S : Apakah nama Surah yg paling Agung dan berapa jumlah ayatnya?
J : Surah al-Fatihah, tujuh ayat.
S : Apakah ayat yg paling bijak dan dlm surah apa?
J : Firman Allah Swt :" Barang siapa yg melakukan kebaikan sebesar biji sawi ia akan lihat, Barang siapa melakukan kejahatan sebesar biji sawi ia akan lihat.. (Surah al-Zalzalah ayat 7-8)
S : Apakah nama Surah yg ada dua sajdahnya?
J : Surah al-Haj ayat 18 dan ayat 77.
S : Pada Kata apakah pertengahan al-Quran itu di Surah apa? ayat no Berapa?
J : وليتلطف Surah al-Kahfi ayat No. 19.
S : Ayat apakah bila dibaca setiap habis Sholat Fardhu dpt mengantarkannya masuk ke dalam surga?
J : Ayat Kursi.
S : Ayat apakah yg diulang-ulang sbyk 31 kali dlm satu Surah dan di Surah apa?
J : Ayat فبأي آلاء ربكما تكذبانِ ) pada Surah al-Rahman.
S : Ayat apakah yg diulang-ulang sbyk 10 kali dlm satu Surah dan di surah apa? Apakah ayat ini ada juga disebut dlm surah lainnya? Di Surah apa?
J : Ayat (ويل يومئذ للمكذبين) pada Surah al-Mursalat, juga ada dlm Surah al-Muthaffifiin ayat No. 10.
S : Apakah Ayat terpanjang dlm al-Quran? pada Surah apa? Ayat berapa?
J : Ayat No 282 Surah al -Baqarah...
I
Silakan "Share" agar ilmu ini bermanfaat.jika diteruskan termasuk amal jariyah kita . Insya Allah . Aamiin.

Related Posts:

ORANG SHOLIH SUKA BERSETUBUH DAN POLIGAMI

ORANG SHOLIH SUKA BERSETUBUH DAN POLIGAMI

zaman sekarang, ketika ada seseorang berpoligami, mempunyai istri lebih dari satu, apalagi jika si pelaku adalah seorang figur tokoh agama atau kyai istilahnya, maka hampir bisa dipastikan orang tersebut akan dihujat oleh masyarakat.

memang pada kenyataannya, dari zaman dulu yang berpoligami itu kebanyakan adalah mereka dari golongan orang orang sholih, para kyai yang alim, mengapa demikian?

menurut imam al-Qurtubi dalam kitab tafsirnya menjelaskan bahwa syahwat birahi orang orang sholih untuk berjima'/bersetubuh dengan istri itu lebih besar, sehingga mereka suka beristri lebih dari satu.

Imam al-Qurthubi dalam kitab tafsirnya Jamii’ Li Ahkam Al Qur’an menjelaskan alasan kenapa orang sholih suka berjima' atau beristri lebih dari satu (poligami)?.

لماذا أهل الاستقامة يحبون تعداد الزواج ، قال القرطبي رحمه الله, يقال:“إن كل من كان أتقى فشهوته أشد لأن الذي لا يكون تقيا فإنما يتفرج بالنظر والمس ألا ترى ما روي في الخبر: “العينان تزنيان واليدان تزنيان” فإذا كان في النظر والمس نوع من قضاء الشهوة قل الجماع، والمتقي لا ينظر ولا يمس فتكون الشهوة مجتمعة في نفسه فيكون أكثر جماعا .وقال أبو بكر الوراق:كل شهوة تقسي القلب إلا الجماع فإنه يصفي القلب ولهذا كان الأنبياء يفعلون ذلك”انظر تفسير القرطبي (٢٥٣/٥).

Kenapa orang orang yg ahli istiqomah dalam beribadah(orang sholih) suka dengan poligami? Berkata Imam Al Qurthubi rahimahullah: Sesungguhnya orang yang benar -benar lebih bertakwa, lebih besar rasa takutnya untuk menerjang larangan Allah (maksiat) maka syahwatnya akan lebih besar dan lebih bergelora. Karena orang yang tidak bertakwa, tidak mempunyai rasa takut terhadap ancaman Allah, sering bermaksiat, akan mudah untuk melampiaskan syahwatnya dengan memandang dan menyentuh yang haram, mereka terbiasa bercampur, memandang dan bersentuhan dengan lawan jenisnya, yang sudah mereka anggap sebagai hal biasa, bukan merupakan dosa. padahal sudah jelas disebutkan dan dijelaskan dalam hadits Nabi: “dua mata itu bisa berzina (dengan pandangan), dan kedua tangan itu juga bisa berzina”. maka ketika dengan memandang dan menyentuh itu bisa menjadi pelampiasan syahwat birahi, maka akan mengakibatkan sedikit (kualitas) berjima’/bersetubuh. Sedangkan orang yang benar -benar bertakwa dia tidak akan pernah memandang (menundukkan pandangan kepada yang haram) dan tidak akan menyentuh yang haram, tidak terbiasa bersentuhan dengan lawan jenisnya, karena takut bermaksiat. Hal ini mengakibatkan syahwat mereka terpendam didalam dirinya dan lebih banyak melampiaskannya dengan  jima’ yang halal terhadap istrinya. karena sudah menjadi kodrat manusia itu memiliki nafsu birahi. Berkata Abu Bakar Al Waraq: Semua syahwat dapat menyebabkan pada kerasnya hati, hati yang keras sulit menerima hidayah, petunjuk dan mauidhoh, kecuali syahwat jima’ yang halal. Sesungguhnya jima’ yang halal dapat melembutkan dan menjernihkan hati. Karena itulah para Nabi melakukan poligami dan jima’. (Tafsir Al Qurthubi Juz. 5/253)

tulisan ini bukan berarti mendorong kita untuk ramai ramai berpoligami, karena seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur'an bahwa syarat poligami itu sendiri adalah harus bisa berbuat adil, dan dengan gamblang Al-Qur'an menggaris bawahi bahwa kita tidak akan bisa berbuat adil, ولن تستطيعوا ان تعدلوا بين النساء
tulisan ini hanya menjelaskan alasan mengapa para ulama sholih suka melakukan hal tersebut, tidak lain hanya karena untuk menyalurkan hasratnya pada sesuatu yang halal, demi menghindari maksiat. dan jangan sampai kita membenci sesuatu yang halal, padahal justru kita acuh dan seolah setuju dengan maraknya kemaksiatan, seperti seks bebas, dan sebagainya. terkadang kita justru membela para pelaku pelacuran dengan berbagai alasan, dan kadang alasan tersebut hanya sepele, yaitu masalah ekonomi, atau keterpaksaan karena tak adanya pekerjaan lain.

Wallahu A'lam.

Related Posts:

10 Fadhilah Shalawat

10 Fadhilah Shalawat

mengenai fadhilah atau keutamaan membaca shalawat kepada nabi Muhammad sangat banyak keterangannya, baik dalam kitab-kitab para ulama, dalam hadits nabi sendiri, dan bahkan dalam kitab suci al-Qur'an justru dijelaskan bahwa Allah dan para malaikatnya membaca shalawat kepada nabi Muhammad, dan Allah memerintahkan manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad.
kalau dijelaskan secara rinci tentang fadhilah atau keutamaan membaca shalawat ini maka akan sangat luas dan banyak. namun dalam tulisan ini akan dijelaskan beberapa fadhilah dari membaca shalawat ini.

berikut ini ada 10(sepuluh) fadhilah/keutamaan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad saw, yang disampaikan oleh Khalifatul khalaf Wa Baqiyatus Salaf Al Imam Al Quthb Al Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf. jeddah.


Setiap muslim yang lidahnya banyak bersholawat pada Rasulullah SAW, akan di jamin paling sedikit sepuluh keberkahan oleh Allah SWT :

1. Doa mereka selalu terkabul.

2. Akan meninggal dalam keyakinan lā ilāha illā Allāh

3. Terjamin bertemu Rasulullah SAW

4. Hidupnya akan selalu tenang dan tentram.

5. Keturunannya akan selalu di berkati

6. Usahanya akan di permudah

7. Senantiasa terlindung dari musibah

8. Akan selalu dekat dgn Rasulullah SAW

9. Akan selalu di jaga dan diperhatikan oleh Allah SWT

10. Allah SWT dan Rasulullah SAW  akan selalu menyayangi mereka..

demikian td beberapa fadhilah sholawat yg disampaikan oleh al habib abdul qadir assegaf. dan tentunya masih banyak lagi fadhilah sholawat yg lain.
semoga kita semua mendapat syafaat Rasulullah di akhirat kelak.
amin

Related Posts:

DOA PARA NABI DAN RASUL DALAM AL-QUR'AN

DOA PARA NABI DAN RASUL DALAM AL-QUR'AN

para nabi dan rasul adalah manusia manusia pilihan Allah di muka bumi ini, mereka dipilih untuk membimbing umat manusia menuju jalan yg diridhoi Allah..
para nabi dan rasul itu bersifat ma'sum, terjaga dari segala dosa. mereka adalah manusia paling mulia di sisi Allah. dan tentunya doa doa mereka adalah doa doa yg paling mustajab..

doa dari para nabi dan rasul ini banyak dimuat dalam Al-Qur'an, sebagai tuntunan dan contoh bagi kita bagaimana berdoa yg baik dan memohon kepada Allah..
berikut ini beberapa doa para nabi dan rasul yg ada dalam Al-Qur'an:

* آدم
Doa Nabi Adam
"ربنا ظلمنا أنفسنا وإن لم تغفر لنا وترحمنا لنكونن من الخاسرين"
[QS. Al A'raf : 23]

* نوح
Doa Nabi Nuh
"رب اغفر لي ولوالدي ولمن دخل بيتي مؤمناً وللمؤمنين والمؤمنات ولاتزد الظالمين إلا تبارا"
[QS. Nuuh : 28]

* هود
Doa Nabi Hud
"إني توكلت على الله ربي وربكم ما من دآبة إلا هو آخذ بناصيتها إن ربي على صراط مستقيم"
[QS. Hud : 56]

* أبراهيم
Doa Nabi Ibrahim
"رب اجعلني مقيم الصلاة ومن ذريتي ربنا وتقبل دعاء ".
[QS. Ibrahim : 40]
"ربنا تقبل منا إنك أنت السميع العليم وتب علينا إنك أنت التواب الرحيم"
[QS. Al Baqarah : 127-128]

* يوسف
Doa Nabi Yusuf
"فاطر السموات والأرض أنت وليي في الدنيا والآخرة توفني مسلما وألحقني بالصالحين"
[QS. Yusuf : 101]

* شعيب
Doa Nabi Syu'aib
"وسع ربنا كل شيء علما على الله توكلنا ربنا أفتح بيننا وبين قومنا بالحق وأنت خير الفاتحين"
[QS. Al A'raf : 89]

* موسى
Doa Nabi Musa
"رب بما أنعمت علي فلن أكون ظهيرا للمجرمين
[QS. Al Qashash : 18]
رب اشرح لي صدري ويسر لي أمري واحلل عقدة من لساني يفقهوا قولي"
[QS. Thahaa : 25-28]

* سليمان
Doa Nabi Sulaiman
"رب أوزعني أن أشكر نعمتك التي أنعمت علي وعلى والدي وأن أعمل صالحا ترضاه وأدخلني برحمتك في عبادك الصالحين"
[QS. Al Ahqaf : 15]

* أيـــوب
Doa Nabi Ayyub
"رب أنى مسني الضر وأنت أرحم الراحمين"
[QS. Al Anbiyaa' : 83]

* يونـس
Doa Nabi Yunus
"لا إله إلا أنت سبحانك إني كنت من الظالمين"
[QS. Al Anbiyaa' : 87]

* يعقوب
Doa Nabi Ya'qub
"انما أشكو بثي وحزني إلى الله"
[QS. Yusuf : 86]

* محمـد صلى الله عليه وسلم
Doa Nabi Muhammad
"ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنه وقنا عذاب النار"
[QS. Al Baqarah : 201]
:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.

أدعيه حلـوِْوه مـَُِنٍّ القرآن الكريم
..💐  Doa2 indah yang terdapat di dalam Al Quran
تريد ذرية صالحة:
🌷 Doa agar mendapatkan keturunan yang sholih
رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
[QS. Ali Imran : 38]
رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ
[QS. Al Anbiyaa : 89]
خائف يزوغ قلبك:
🌷 Doa agar hati tidak dicondongkan kpd Kesesatan
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّاب
[QS. Ali Imraan : 8]
تريد الشهادة:
🌷 Doa agar mendapatkan Syahid
رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
[QS. Ali Imran : 53]
 شايل هم كبير:
🌷 Doa menghilangkan kegundahan yang besar
حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
[QS. At Taubah : 129]
تريد تحافظ على الصلاة أنت وذريتك:
🌷 Doa agar bisa menjaga sholat
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ
[QS. Ibrahim : 40]
تريد زوجتك وعيالك مسخرين لك:
🌷 Doa agar istri & anak menjadi penyejuk mata
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
[QS. Al Furqon : 74]
بيت مبارك لك فيه:
🌷 Doa agar rumah kita diberkahi
رَبِّ أَنْزِلْنِي مُنْزَلًا مُبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِين
[QS. Al Mu'minuun : 29]
تبعد الشياطين عنك:
🌷 Doa agar kita dijauhkan dari tipu daya setan
رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ
[QS. Al Mu'minuun : 97]
خائف من عذاب جهنم:
🌷 Doa ketika takut siksaan Jahannam
رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا
[QS. Al Furqon : 65]
خائف من الله لا يقبل عملك

🌷 Doa ketika takut amal kita tidak diterima
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّك أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
[QS. Al Baqarah : 127]
حزين بحياتك:

🌷 Doa ketika bersedih dalam hidup
إنما أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّه
[QS. Yusuf : 86]
لا تحرم غيرك من احلى الأدعيهالقرآنيه
Jangan menghalangi saudaramu dari manisnya doa2 di dalam Al Quran ini.

demikian tadi beberapa doa para nabi dan rasul, tidak semua disebutkan di sini. masih banyak lagi doa para nabi dan rasul yg lain dalam Al-Qur'an jika kita mau mencermatinya..

Semoga bermanfaat.

Related Posts:

ORANG ALIM YANG BINASA Bermaksiat kala Sepi

ORANG ALIM YANG BINASA
 Bermaksiat kala Sepi

Seorang ‘alim, ketika ilmunya bertambah maka ia akan semakin tawadhu’, menerima kebenaran dari orang lain, dan lemah lembut dengan orang lain. Akan tetapi orang yang berpura-pura ‘alim, semakin belajar justru menjadikannya semakin terperdaya, membuatnya fanatik terhadap pendapatnya, dan keras dengan orang yang tidak sependapat dengannya.
namun pada zaman sekarang ini banyak orang yang sok berpenampilan alim, menunjukkan prilaku yang baik di hadapan manusia tetapi pada saat ia sendirian, saat sepi, ia menjadi orang yang menerjang larangan Alloh.


Inilah yang dapat dilihat dari banyak manusia, contohnya ada dalam berbagai sisi kehidupan, salah satu contohnya di dunia maya. Ketika di keramaian atau dari komentar ia di dunia maya, ia bisa berlaku sebagai seorang alim dan shalih. Namun bukan berarti ketika dalam kesepian, ia seperti itu pula. Ketika sendirian
browsing internet, ia sering bermaksiat. Pandangan dan pendengarannya tidak bisa ia jaga.

Keadaan semacam itu telah disinggung oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam jauh-jauh hari. Dalam hadits dalam salah satu kitab sunan disebutkan,
Dari Tsauban, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia berkata, “ Sungguh aku mengetahui suatu kaum dari umatku datang pada hari kiamat dengan banyak kebaikan semisal Gunung Tihamah. Namun Alloh menjadikan kebaikan tersebut menjadi debu yang bertebaran .” Tsauban berkata, “Wahai Rasululloh, coba sebutkan sifat-sifat mereka pada kami supaya kami tidak menjadi seperti mereka sedangkan kami tidak mengetahuinya.”
Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda, “Adapun mereka adalah saudara kalian. Kulit mereka sama dengan kulit kalian. Mereka menghidupkan malam (dengan ibadah) seperti kalian. Akan tetapi mereka adalah kaum yang jika bersepian mereka merobek tirai untuk bisa bermaksiat pada Alloh.”
(HR. Ibnu Majah no. 4245)

Semoga kita terhindar dari hal seperti itu.

Semoga Bermanfaat.

Related Posts:

KHUTBAH JUM'AT: ISTIDROJ DALAM ISLAM

KHUTBAH JUM'AT:
ISTIDROJ DALAM ISLAM

pengertian Istidroj adalah suatu pembiaran dari Alloh, atau bisa dikatakan jebakan, semisal berupa kelapangan rezeki padahal yang diberi dalam keadaan terus menerus bermaksiat dan lalai pada Alloh.

حمدا لله
ومصليا ومسلما على رسول الله صلى الله عليه وسلم.
أما بعد...
معاشر المسلمين حفظكم الله...
اتقوا الله في السر والعلن.
واعلموا أن الله يقول:

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ

“Tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan seketika/mendadak, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al-An’aam: 44)

معاشر المسلمين حفظكم الله....

"ISTIDROJ DALAM ISLAM"

Istidroj adalah suatu jebakan berupa kelapangan rezeki padahal yang diberi dalam keadaan terus menerus bermaksiat pada Alloh.

Jadi, ketika Alloh membiarkan kita :
✅ 1. Sengaja meninggalkan shalat.
✅ 2. Sengaja meninggalkan puasa.
✅ 3. Tidak ada perasaan berdosa ketika bermaksiat dan membuka aurat.
✅ 4. Berat untuk bershadaqah.
✅ 5. Merasa bangga dengan apa yang dimiliki.
✅ 6. Mengabaikan semua atau mungkin sebagian perintah Alloh.
✅ 7. Menganggap enteng perintah- perintah Alloh.
✅ 8. Merasa umurnya panjang dan menunda-nunda taubat.
✅ 9. Tidak mau menuntut ilmu syar'I.
✅ 10. Lupa akan kematian.

Tetapi Alloh tetap memberikan kita :
 1. Harta yang berlimpah.
 2. Kesenangan terus menerus.
 3. Dikagumi dan dipuja puji banyak orang.
 4. Tidak pernah diberikan sakit.
 5. Tidak pernah diberikan musibah.
 6. Hidupnya aman-aman saja.

Hati-hati karena semuanya itu adalah ISTIDROJ ... Ini merupakan bentuk kesengajaan dan pembiaran yang dilakukan Alloh pada hambaNya yang sengaja berpaling dari perintah-perintah Alloh, Alloh menunda segala bentuk azabNya.

Alloh membiarkan hamba tersebut semakin lalai dan semakin diperbudak dunia, Alloh membuatnya lupa pada kematian.

Jangan dulu merasa aman, nyaman, tentram dengan hidup kita saat ini, seolah hidup kita penuh berkah dari Alloh, lihat diri kita.

Bila semua kesenangan yang Alloh titipkan tapi justru membuat kita semakin jauh dari Alloh dan melupakan segala perintah-perintahNya bersiaplah utk menantikan konsekuensinya, karena janji Alloh itu Maha Benar.
Wallohu a'lam bish-showab...

Dari Uqbah bin Amir rodhiyallohu ‘anhu, Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا رَأَيْتَ اللَّهَ تَعَالى يُعْطِي الْعَبْدَ مِنَ الدُّنْيَا مَا يُحِبُّ وَهُوَ مُقِيمٌ عَلَى مَعَاصِيهِ فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِنْهُ اسْتِدْرَاجٌ

“Apabila Anda melihat Alloh memberikan kenikmatan dunia kepada seorang hamba, sementara dia masih bergelimang dengan maksiat, maka itu hakikatnya adalah istidroj dari Alloh.”

Kemudian Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam membaca firman Alloh,

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ

“Tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan seketika/mendadak, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al-An’am: 44)

(HR. Achmad, no.17349, Thobaroni dalam Al-Kabir, no.913).

Semoga bermanfaat dan semoga Alloh Ta'ala memberi hidayah kepada kita. Aamiin.

معاشر المسلمين حفظكم الله.أقول قولي هذا واستغفر الله لي ولكم
إنه هو الغفور الرحيم

Related Posts:

KHUTBAH JUM'AT: KEUTAMAAN HARI JUM'AT

KHUTBAH JUM'AT:
KEUTAMAAN HARI JUM'AT

حمدا لله
ومصليا ومسلما على رسول الله صلى الله عليه وسلم.
أما بعد...
معاشر المسلمين حفظكم الله...
اتقوا الله في السر والعلن.
واعلموا أن الله يقول:

(بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ)
[Surat Al-Jumu'ah 1]

(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ)
[Surat Al-Jumu'ah 9]


وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم في ما رواه أبو داود 882:


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ فِيهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُهْبِطَ وَفِيهِ تِيبَ عَلَيْهِ وَفِيهِ مَاتَ وَفِيهِ تَقُومُ السَّاعَةُ وَمَا مِنْ دَابَّةٍ إِلَّا وَهِيَ مُسِيخَةٌ يَوْمَ الْجُمُعَةِ مِنْ حِينَ تُصْبِحُ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ شَفَقًا مِنْ السَّاعَةِ إِلَّا الْجِنَّ وَالْإِنْسَ وَفِيهِ سَاعَةٌ لَا يُصَادِفُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللَّهَ حَاجَةً إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهَا قَالَ كَعْبٌ ذَلِكَ فِي كُلِّ سَنَةٍ يَوْمٌ فَقُلْتُ بَلْ فِي كُلِّ جُمُعَةٍ قَالَ فَقَرَأَ كَعْبٌ التَّوْرَاةَ فَقَالَ صَدَقَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ ثُمَّ لَقِيتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ سَلَامٍ فَحَدَّثْتُهُ بِمَجْلِسِي مَعَ كَعْبٍ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ قَدْ عَلِمْتُ أَيَّةَ سَاعَةٍ هِيَ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ فَقُلْتُ لَهُ فَأَخْبِرْنِي بِهَا فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ هِيَ آخِرُ سَاعَةٍ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَقُلْتُ كَيْفَ هِيَ آخِرُ سَاعَةٍ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَقَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُصَادِفُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ يُصَلِّي وَتِلْكَ السَّاعَةُ لَا يُصَلِّي فِيهَا فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ أَلَمْ يَقُلْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ جَلَسَ مَجْلِسًا يَنْتَظِرُ الصَّلَاةَ فَهُوَ فِي صَلَاةٍ حَتَّى يُصَلِّيَ قَالَ فَقُلْتُ بَلَى قَالَ هُوَ ذَاكَ.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ فِيهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُهْبِطَ وَفِيهِ تِيبَ عَلَيْهِ وَفِيهِ مَاتَ وَفِيهِ تَقُومُ السَّاعَةُ وَمَا مِنْ دَابَّةٍ إِلَّا وَهِيَ مُسِيخَةٌ يَوْمَ الْجُمُعَةِ مِنْ حِينَ تُصْبِحُ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ شَفَقًا مِنْ السَّاعَةِ إِلَّا الْجِنَّ وَالْإِنْسَ وَفِيهِ سَاعَةٌ لَا يُصَادِفُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللَّهَ حَاجَةً إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهَا قَالَ كَعْبٌ ذَلِكَ فِي كُلِّ سَنَةٍ يَوْمٌ فَقُلْتُ بَلْ فِي كُلِّ جُمُعَةٍ قَالَ فَقَرَأَ كَعْبٌ التَّوْرَاةَ فَقَالَ صَدَقَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ ثُمَّ لَقِيتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ سَلَامٍ فَحَدَّثْتُهُ بِمَجْلِسِي مَعَ كَعْبٍ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ قَدْ عَلِمْتُ أَيَّةَ سَاعَةٍ هِيَ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ فَقُلْتُ لَهُ فَأَخْبِرْنِي بِهَا فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ هِيَ آخِرُ سَاعَةٍ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَقُلْتُ كَيْفَ هِيَ آخِرُ سَاعَةٍ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَقَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُصَادِفُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ يُصَلِّي وَتِلْكَ السَّاعَةُ لَا يُصَلِّي فِيهَا فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ أَلَمْ يَقُلْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ جَلَسَ مَجْلِسًا يَنْتَظِرُ الصَّلَاةَ فَهُوَ فِي صَلَاةٍ حَتَّى يُصَلِّيَ قَالَ فَقُلْتُ بَلَى قَالَ هُوَ ذَاكَ.

dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik hari ketika matahari terbit adalah hari Jum'at, pada hari itu Adam di cipta, pada hari itu Adam di turunkan dari surga, pada hari itu pula taubatnya di terima, pada hari itu juga ia wafat, pada hari itu Kiamat akan terjadi dan tidak ada binatang melata satu pun kecuali mereka menunggu pada hari Jum'at sejak shubuh sampai terbit matahari karena takut akan datangnya hari Kiamat kecuali Jin dan manusia, pada hari Jum 'at ada suatu waktu yang tidaklah seorang mukmin pun ketika shalat, dan berdoa meminta sesuatu kepada Allah yang bertepatan dengan waktu itu, melainkan Allah akan mengabulkannya". Ka'ab lalu berkata; 'Apakah waktu itu hanya ada dalam satu hari di setiap tahun? '. Jawabku; 'Bahkan waktu itu ada pada setiap hari Jum'at'. Lantas Ka'ab membaca Taurat. Kemudian berkata; 'Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam benar, hari itu ada pada setiap hari Jum'at'. Abu Hurairah berkata; "Kemudian aku menemui Abdullah bin Salam, lalu aku ceritakan peristiwaku bersama Ka'ab ketika di majlisku." Maka Abdullah bin Salam berkata; "Sungguh aku tahu saat itu." Abu Hurairah berkata; "Beritahukanlah kepadaku saat itu." Abdullah bin Salam menjawab; "Saat itu adalah waktu terakhir pada hari Jum'at." Kataku; "Bagaimana saat itu bisa terjadi di akhir hari Jum'at? Padahal Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dan tidaklah seorang hamba muslim yang shalat pada waktu itu, dan tidaklah ia shalat …" Maka Abdullah bin Salam berkata; "Tidakkah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa bermajlis untuk menunggu shalat, maka ia terus dihitung dalam shalat hingga ia benar-benar shalat." Abu Hurairah berkata; jawabku; "Benar." Abdullah bin Salam berkata; "Itulah waktunya."
(HR. Abu Dawud no.882).



معاشر المسلمين حفظكم الله.أقول قولي هذا واستغفر الله لي ولكم
إنه هو الغفور الرحيم

Related Posts:

KUNCI SUKSES SEORANG MUSLIM

KUNCI SUKSES SEORANG MUSLIM

setiap orang pasti menginginkan kesuksesan dalam hidupnya, bahkan ia akan melakukan usaha apapun untuk meraih kesuksesan tersebut. dengan segala cara ia akan mengusahakannya, namun terkadang ia lupa akan kunci dari kesuksesan tersebut..
apa sebenarnya kunci kesuksesan tersebut? jawabannya adalah sholat..

SHOLATMU CERMIN HIDUPMU
من تعود على تأخير الصلاة رجل او إمراة ،
Barang siapa terbiasa mengakhirkan sholat karena malas, baik laki-laki maupun perempuan
فليتهيأ للتأخير في كُل أمور حياته !!
Maka bersiaplah ia untuk menanggung konsekuensinya, terlambat dalam segala urusan kehidupannya !!
زواج ، وظيفة ، ذُرية ، عافية ، تكملة ، توفيق
Nikah, pekerjaan, keturunan, kesehatan, kemapanan, petunjuk/pertolongan Tuhan.


hal ini dijelaskan pula oleh seorang ulama dan tokoh sufi, seorang Tabiin..
قالُ الحَسنُ البَصري:
Hasan Albashri berkata :
إذَا هَانَت عَليكَ صَلاتك فَمَا الذي يَعزُ عَليـكْ ؟
Jika melaksanakan sholat saja merupakan sesuatu yang sepele bagimu, maka adakah urusan yg lebih penting menurutmu?
بقدر ماتتعدل صلاتك تتعدل حياتك .
Seberapa besar engkau merubah perhatianmu terhadap sholat, memperbaiki sholatmu, sperti itulah akan berubah kehidupanmu menjadi lebih baik.
ألم تعلم أن الصلاة اقترنت بالفـلاح
Tidakkah engkau sadar bahwa kesuksesan itu berbanding lurus dengan sholat? perhatikan kalimat dalam lantunan adzan yang setiap hari kita dengar, dan sesungguhnya lafadz adzan itu petunjuk langsung dari Allah dan rasulnya.

“حي على الصلاة حي على الفلاح”
"Marilah mendirikan sholat, marilah meraih kesuksesan"
فكيف تطلب من الله التوفيق وأنت لحقه غير مجيب
Bagaimana mungkin engkau meminta dan berharap kesuksesan dari Allah, sedangkan engkau tidak menunaikan hakNya dengan benar.
اللهم اجعلنا ممن يقيم الصلاة في وقتها ،،،
Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang yg mendirikan sholat tepat pada waktunya. Aamiin Ya Robbal Aalamiin

Related Posts: